Komite Paralimpiade Nasional (NPC) Indonesia meyakini tim para-bulutangkis akan menjadi ujung tombak Merah Putih di ajang Paralimpiade 2020 Tokyo.
Karena itu, demi menggapai tiket lolos ke multievent difabel terbesar dunia, NPC berjanji terus mendukung kiprah skuat para-bulutangkis di berbagai single event pengumpul poin kualifikasi.
"Sebenarnya kami memang progress untuk para-bulutangkis ini di Paralimpiade. Karena itu kita serius mengirimkan mereka ke single event untuk mencari poin," ujar Presiden NPC Indonesia, Senny Marbun saat dihubungi wartawan, Kamis (11/4/2019).
Senny mengatakan jika pihak NPC terus melakukan kalkulasi agar Indonesia bisa mengirimkan sebanyak mungkin wakilnya ke para-bulutangkis Paralimpiade 2020. Jika para atlet telah memenuhi poin kelolosan, mereka bakal mengikuti traning camp di Solo, Jawa Tengah.
"Tidak harus semua single event diikuti. Kalau seumpama mereka sudah memenuhi (poin), kita tidak akan kirim mereka. Diistirahatkan dan dilatih betul di Surakarta (Solo)," pungkas Senny Marbun.
Paralimpiade 2020 rencananya akan digelar pada 25 Agustus hingga 6 September 2020 di Tokyo, Jepang.
Jadwal Badminton Asia Mixed Team: Hari Ini Indonesia vs Jepang
Manajer Tim Bulu Tangkis Indonesia Susy Susanti berharap agar seluruh atlet tampil lebih maksimal saat melawan Jepang di babak semifinal Badminton Asia Mixed Team 2019yang berlangsung di Stadion Queen Elizabeth, Hong Kong, Sabtu, 23 Maret 2019.
"Saya berharap para pemain kita besok bisa bermain lebih bagus lagi, lebih maksimal lagi karena perlawanan mungkin akan lebih ketat," kata Susy melalui siaran pers PBSI.
Sejauh ini, perempuan yang juga menjabat sebagai Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI itu menilai penampilan para atlet tanah air sudah cukup baik. Namun, dia tetap meminta agar para atlet lebih bersemangat lagi.
"Saya lihat penampilan para atlet sejauh ini cukup bagus. Semoga bisa lebih bagus lagi nanti. Untuk strategi, besok kami akan lihat siapa yang lebih siap, maka itu yang akan dikerahkan," ungkap Susy.
Di babak semifinal Badminton Asia Mixed Team 2019 yang akan berlangsung pada Sabtu, Indonesia akan berhadapan dengan Jepang. Sebelumnya, Jepang telah mengalahkan Malaysia dengan skor 3-0. Indonesia sendiri melaju dengan menekuk Singapura 3-0.
NPC Indonesia Andalkan Para-Bulutangkis di Paralimpiade 2020
Komite Paralimpiade Nasional (NPC) Indonesia menggantungkan harapan tinggi pada tim para-bulutangkis Indonesia di Paralimpiade 2020 Tokyo. Mereka diharapkan bisa menjadi pendulang medali emas bagi Merah Putih.
Hal itu disampaikan Presiden Komite Paralimpiade Nasional (NPC) Indonesia, Senny Marbun. Menurutnya, peluang Indonesia untuk bersaing memang hanya ada di cabang olahraga tepok bulu ini.
"Saya rasa, kita bisa mengharapkan medali emas cuma dari para-bulutangkis saja. Kami tidak banyak-banyak targetnya. Bisa dapat satu emas saja sudah bagus," ujar Senny Marbun saat dihubungi Suara.com, Kamis (11/4/2019).
Medali emas diraih Dheva Anrimusthi (tunggal putra SU5), Leani Ratri Oktila/Khalimatus Sadiyah Sukohandoko (ganda putri SL3-SU5), Dheva Anrimusthi/Suryo Nugroho (ganda putra SU5), Herry Susanti/Leani Ratri Oktila (ganda campuran SL3-SU5), dan Dwiyoko/Fredy Setiawan (ganda putra SL3-SL4). Sementara medali perak direngkuh Leani Ratri Oktila (tunggal putri SL4).
Sedangkan empat medali perunggu berhasil diperoleh Fredy Setiawan (tunggal putra SL4), Suryo Nugroho (tunggal putra SU 5), Khalimatus Sadiyah Sukohandoko (tunggal putri SL4), dan Fredy Setiawan/Khalimatus Sadiyah Sukohandoko (ganda campuran SL3-SU5).
Meski terkesan pesimistis dengan hanya mengandalkan tim para-bulutangkis, Senny Marbun menegaskan jika NPC Indonesia saat tengah berjuang meningkatkan prestasi di cabang olahraga lain.
Senny Marbun berharap tim Indonesia di cabang olahraga lainnya bisa terus mengembangkan kemampuan agar bisa turut menyumbangkan berbagai medali bagi Tanah Air di multi event olahraga difabel terbesar di dunia itu.
"Dari cabang olahraga lain memang berat. Namun kami masih berusaha untuk memperoleh medali perunggu atau perak di situ. Seperti renang, tennis meja, angkat berat. Itu saja yang kami harapkan dari mereka," ujar Senny Marbun.
"Akan tetapi kami tidak boleh pesimis juga, tergantung Tuhan. Satu medali emas itu kalau bisa melesat ke atas," pungkasnya.
Paralimpiade 2020 akan berlangsung pada 25 Agustus - 6 September 2020 di Tokyo, Jepang.


Komentar
Posting Komentar